MALANG – Dalam rangka memperkuat penanaman nilai nasionalisme dan wawasan kebangsaan, SMKN 11 Malang menggelar kunjungan edukasi sejarah ke kediaman para veteran dan sejarawan Malang di kawasan Sukun Pondok Indah Z-20 pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Rombongan SMKN 11 Malang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Cone Kustarto Arifin, bersama guru Pendidikan Pancasila, Bu Mutomimah, serta didampingi oleh 3 siswa perwakilan Ambalan Pramuka. Kunjungan ini menjadi momen krusial bagi generasi muda untuk menyerap langsung keteladanan dan nilai perjuangan dari para pahlawan bangsa.
Sejarah bukan hanya untuk dibaca di dalam buku. Sejarah adalah kisah nyata yang dapat kita dengarkan langsung dari mereka yang pernah menjadi bagian dari perjalanan bangsa.
Dalam rangka menyambut 81 Tahun Indonesia Merdeka, peserta didik SMKN 11 Malang bersama Bapak/Ibu Guru berkesempatan bertamu dan belajar langsung kepada para pejuang veteran. Sebuah pengalaman berharga untuk mengenal lebih dekat perjuangan, pengabdian, serta peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
📚 Tiga sosok veteran berbagi kisah dan pengalaman:
🎖️ Letkol Gito Sasmito
Berbagi pengalaman sebagai Veteran Perdamaian, mulai dari proses dan persyaratan menjadi veteran hingga pengalamannya bertugas dalam misi perdamaian di Laut Merah Mesir sebagai bagian dari pasukan PBB, dalam menjalankan tugas menjaga perdamaian selama 6-7 bulan pada tahun 1976. Beliau di Mesir bertugas melawan Israel.
🎖️ Peltu Suroto
Veteran adalah mereka yang telah mengabdikan diri dalam perjuangan dan menjaga perdamaian, yang terbagi menjadi Veteran Kemerdekaan, Veteran Perdamaian, dan Veteran Pejuang.
Beliau menceritakan perjalanan pengabdiannya sejak bergabung dengan TNI pada 1978, bertugas di Timor Timur sebanyak empat kali, hingga menjadi bagian dari misi perdamaian PBB di Kamboja pada 1991. Dalam misi tersebut, pasukan PBB bertugas menjaga netralitas dan perdamaian di tengah konflik, termasuk menghadapi kelompok Pol Pot hingga akhirnya mengalami kekalahan.
🎖️ Letkol Purn. Soejono
Beliau menceritakan perjalanan perjuangan bangsa Indonesia dari masa kerajaan hingga tahun 1949. Mulai dari Kerajaan Nusantara I di Palembang, Kerajaan Nusantara II seperti Singosari dan Majapahit, hingga perjalanan Indonesia sebagai negara merdeka.
Beliau juga berbagi kisah sejarah di SDN Madyopuro 1 Malang, termasuk sebuah sumur yang hingga kini dirawat karena menjadi saksi tragedi pada masa perjuangan. Dari mereka, kami belajar bahwa kemerdekaan bukanlah sebuah hadiah. Di baliknya ada perjuangan, pengorbanan, keberanian, dan pengabdian yang panjang.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan impresi mendalam bagi para siswa Ambalan agar terus mengobarkan semangat membela negara dan memahami akar sejarah bangsa melalui penuturan para pelaku sejarah secara langsung.
81 Tahun Indonesia Merdeka Terus belajar. Terus mengingat terus mengabdi.
===============================================================================
@kemdikbud.ri @kamivokasi @mitrasdudi @direktoratsmk @diktivokasi
@cabdinmlgbatu @dindik_jatim @ditjen.gtk.kemdikbud
#SMK
#Vokasi
#SMKBisa
#SMKHebat
#smkbisahebat
#KamiVokasi
#VokasiKuatMenguatkanIndonesia
#Mitrasdudi
#smkn11malang
#skalasmakitabeda
